Penggunaan Facebook Oleh Orang Muda Katolik Paroki Santo Yosep Poka-Rumahtiga: Tinjauan Etis-Pastoral

Welhelmina Londar

Abstract


Tulisan ini merupakan hasil penelitian lapangan tentang penggunaan Facebook di kalangan Orang Muda Katolik (OMK) di Paroki Santo Yosep Poka-Rumahtiga dari perspektif etika dan pastoral berdasarkan pandangan Dekrit Inter Mirifica. Pertanyaan penelitian ini adalah: “Apakah facebook telah digunakan secara etis oleh Orang Muda Katolik dalam karya pastoral di Paroki Santo Yosep Poka-Rumah Tiga?” Pertanyaan ini dijawab melalui pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar OMK telah memahami dan menerapkan prinsip-prinsip etika komunikasi dalam menggunakan facebook: tanpa etika komunikasi, facebook dapat menjadi alat dan sarana propaganda, perpecahan, dan konflik. Namun sebagian OMK juga mengakui bahwa mereka mengalami keterasingan, kesendirian, dan ilusinasi karena kurang mampu mengontrol diri dalam menggunakan facebook. Hal ini menuntut para pemimpin paroki untuk terus mensosialisasikan nilai-nilai etis seperti solidaritas, subsidiaritas, keadilan, kesetaraan, akuntabilitas, kepercayaan, dan partisipasi publik (termasuk orang tua, Pastor Paroki, Ketua DPP dan Ketua OMK). Dalam karya pastoral OMK, semua pihak yang berkepentingan wajib memperhatikan aspek spiritualitas (relasi dengan Allah), komunal-ekklesial (relasi persaudaraan OMK dan Gereja), dan misioner (evangelisasi). Penelitian ini menyimpulkan bahwa facebook dapat menjadi sarana karya pastoral efektif apabila OMK Paroki Poka menggunakannya secara etis, dan mengikuti pedoman Gereja Katolik tentang media komunikasi sosial untuk menyebarkan pesan cinta kasih, keadilan, persudaraan dan perdamaian.


Keywords


Etika Komunikasi; Facebook; Inter Mirifica; Orang Muda Katolik; Karya Pastoral

References


Abdul Samad., dkk. (2021). Dasar-Dasar Komunikasi Bisnis. Medan: Penerbit Kitab Menulis.

Arifin, H. (2009). “Nongkrong Asyik Di Internet Dengan Facebook”. Yogyakarta: Meiakom. PT Buku Kita.

Berangka, D & Via, M.G. (2024). “Pengaruh Media Sosial Facebook Terhadap Keterlibatan Orang Muda Katolik Dalam Mengikuti Kegiatan Rohani Di Paroki Santo Petrus Erom.” Jumpa: Jurnal Masalah Pastoral, 12(1), 48-65. https://ojs.stkyakobus.ac.id/index.php/jumpa/article/view/145.

Dwilestari, A., & Dewantara, W. A. (2019). “Pengaruh Penggunaan Facebook Bagi Kehidupan Rohani Mahasiswa Stkip Widya Yuwana.” JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 19(2), 28-43. https://doi.org/10.34150/jpak.v19i2.226.

Fatlolon, C. (2024). “Traktat Etika Profesi Keguruan dan Pastoral: Norma-Roma Etis Bagi Guru Pendidikan Agama Katolik.” Edisi Rivisi. Ambon: STPAK St. Yohanes Penginjil.

Fransiskus, Paus. (2019). Chritus Vivit (Kristus Hidup). Seruan Apostolic Pascasinode. Terjemahan Agatha Lydia Natania. Jakarta: Departemen Komumentasi Dan Penerangan KWI.

_____. (2013). Evangelii Gaudium (Sukacita Injil). Terjemahan F.X. Adisusanto, SJ & Bernadeta Harini Tri Prasasti. Jakarta: Departemen Komumentasi Dan Penerangan KWI.

_____. (2020). Fratetelli Tutti (Persaudaraan dan Persahabatan Sosial). Terjemahan Sdr. Martin Harun, OFM. Jakarta: Departemen Komumentasi Dan Penerangan KWI.

Jama, A. & No, D.D. (2024). “Prinsip Kebenaran Dalam Media Sosial Menurut Inter Mirifica (Upaya Memperbaiki Kodrat Tujuan Komunikasi Manusia).” In Veritate Lux: Jurnal Ilmu Kateketik, Pastoral, Teologi, Pendidikan, Antropologi dan Budaya, 7(2), 113-126. https://e-jurnalstpbonaventura.ac.id/index.php/JURKAPS/article/view/91/80.

Karubun. Y. (2024). “Pentingnya Literasi Keuangan Untuk Mengatasi Perilaku Konsumtif Di Kalangan Orang Muda Katolik.” Logos: Jurnal Pendidikan, Katekese dan Pastoral, 12(2), 163-189. https://doi.org/10.62095/jl.v12i2.154.

Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia. (2014). Sahabat Peziarahan: Pedoman Karya Pastoral Orang Muda Katolik Indonesia. Jakarta: Komisi Kepemudaan KWI.

Konsili Vatikan II. (2021). Dekrit Inter Mirifica (Di Antara Penemuan-Penemuan Teknologi Yang Mengagumkan: Upaya-Upaya Komunikasi Sosial. Terjemahan R. Hardawiryanan, SJ. Jakarta: Departeman Dokumentasi dan Penerangan KWI.

Milles, B.M & Huberman, M. (1992). Analisis Data Kualitatif (Sebuah Rangkuman dari Buku Analisis Data Qualitative). Jakarta: Departeman Dokumentasi Indonesis, UI Press.

Mulyana, D. (2009). Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

O’Collins, G. & Farrugia, G.E. (1996). Kamus Teologi. Yogyakarta: Kanisius.

Purbohastuti. W. A. (2017). “Efektivitas Media Social Sebagai Media Promosi.” Jurnal Tirtayasa Ekonomika, 12(2), 212-231. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jte/article/view/4456.

Republik Indonesia. (2009). “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38784/uu-no-40-tahun-2009.

Riyanto, A. (2014). Katolisitas Dialog: Ajaran Sosial Katolik.Yogyakarta: Kanisius.

Ruli, N. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, Dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Sekretariat Paroki Poka. (2025). Data Statistik Paroki. Poka-Rumahtiga: Paroki Santo Yoseph.

Sinode Para Uskup. (2019). Orang Muda, Iman, Dan Penegasan Panggilan. Dokumen Akhir Sidang Umum Biasa XV Sinode Para Uskup. Terjemahan Sr. Caroline Nugroho MC. Jakarta: Departeman Dokumentasi dan Penerangan KWI.

Stevanus, G. (2020). Pengaruh Media Social Terhadapt Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke. Skripsi. Merauke: Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus.

Sugiono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sunaryo, F.D.S. (2022). “Hoaks Dan Ujaran Kebencian Dalam Dunia Digital Menurut Pandangan Gereja Katolik.” Prosiding Seminar Nasional Bahsa, Sastra, & Budaya, 1, 37-48. https://www.bing.com/search?pglt=297&q=Sunaryo%2C+F.D.S.+(2022).+Hoaks+Dan+Ujaran+Kebencian+Dalam+Dunia+Digital+Menurut+Pandangan+Gereja+Katolik&cvid=d2a14b1df5cf4f15ba1f178d062f560e&gs_lcrp=EgRlZGdlKgYIABBFGDkyBggAEEUYOdIBBzgwMmowajGoAgCwAgA&FORM=ANNTA1&PC=U531.

Magnis-Suseno, F. (2004). Menjadi Saksi Kristus Di Tengah Masyarakat Majemuk. Jakarta: Obor. http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/63.

Syaeba, M. (2016). “Etika Komunikasi Media Sosial Facebook (Studi Eksplorasi Terhadap Tindakan Bullying Bagi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Pemerintahan Universitas Al Asyariah Mandar).” Mitzal: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 1(1), 17-37. https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/mitzal/article/ view/145/136.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. (2008). Kamus Bahasa Indonesia Jakarta: Pusat Bahasa.

Yulita. Y. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Sosial Tiktok Terhadap Etika Komunikasi Pada Generasi Z Di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sanggau. Skripsi. Pontianak: IAIN. https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/5730.

Zamroni, M. (2022). Filsafat Komunikasi: Pengantar Ontologis, Epistemologis, Aksiologis. Yogyakarta: Graha Ilmu.




DOI: https://doi.org/10.47025/fer.v10i2.184

Refbacks

  • There are currently no refbacks.